Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Film Mantagi, Menyusuri Batanghari dan Menghidupkan Kembali Kesadaran Manusia di Wilayah Jambi

Film Mantagi, Menyusuri Batanghari dan Menghidupkan Kembali Kesadaran Manusia di Wilayah Jambi

  • account_circle Andi
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 177

JEJAK – Film Mantagi hadir sebagai karya sinema antologi yang mengangkat relasi manusia dan air melalui perjalanan hulu hingga hilir Sungai Batanghari. Lewat lima cerita yang berdiri sendiri, film ini merangkai satu benang merah tentang kesadaran atau yang disebut sebagai “mantagi” yang kian memudar dalam diri manusia.

 

Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, dan Tanjung Jabung Timur. Keempat daerah tersebut dipilih bukan sekadar sebagai latar, melainkan sebagai representasi bentang Melayu Jambi, baik dari sisi budaya maupun lanskap ekologisnya.

 

Sutradara sekaligus produser film, Taufik, menjelaskan bahwa Mantagi mengikuti alur Sungai Batanghari sebagai simbol kehidupan, dengan tema besar hubungan manusia dan air.

 

“Yaitu hubungan antara manusia dan air itu sendiri, cerita dalam film ini akan diperankan oleh tokoh-tokoh utamanya masing-masing,” ujarnya saat ditemui di Taman Budaya Jambi, Selasa (17/2/2026).

 

Bagi Taufik, “Mantagi” bukan sekadar judul, melainkan gagasan filosofis yang menjadi ruh film ini.

 

“Seperti kesadaran, nalar, Budi, atau Budi pekerti, dan itulah yang disebut mantagi yang ada dalam diri kita, dan sekarang kebanyakan sudah hilang dari tubuh kita, manusia sekarang banyak melupakan, kesadaran kita sebagai manusia yang hidup di bumi ini,” ujarnya.

 

Ia menilai, hilangnya “mantagi” membuat manusia kian jauh dari alam dan kehilangan kepekaan terhadap sumber kehidupan, terutama air. Karena itu, film ini dihadirkan sebagai refleksi sekaligus pengingat.

 

Dalam salah satu cerita, karakter Mr X yang diperankan Husni menjadi representasi perjalanan batin manusia menuju penyadaran. Peran tersebut menuntut eksplorasi emosi yang mendalam.

 

“Mr x itu sendiri orang yang mempuasakan hasratnya ketika dia dipenuhi dengan perjalanan pengalaman untuk sampai ketingkat penyadaran, sehingga apapun yang dilaluinya adalah keindahan,” ucapnya.

 

Proses produksi Mantagi melibatkan pelaku seni dan masyarakat di berbagai lokasi syuting. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menghadirkan nuansa yang autentik dan menyatu dengan realitas sosial di sekitar Sungai Batanghari.

 

Jamal, yang turut terlibat dalam produksi, bahkan merasakan langsung perubahan kondisi air yang menjadi simbol utama film ini.

 

“Sampai saya minum air itu untuk menyatuh jadi bagian situ, kita bisa lihat disitu air sudah keruh, kita jadi punya sudut pandang berbeda dengan air, air itu sudah tidak asyik lagi dalam bayangan kita, sudah keruh,” ujarnya.

 

Selama hampir satu bulan proses syuting, Mantagi dirancang bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ruang kontemplasi. Melalui lima kisahnya, film ini berupaya menghidupkan kembali “mantagi” kesadaran kolektif manusia untuk kembali menghargai air, alam, dan kehidupan itu sendiri.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Tahap III, Anggota DPRD Kota Jambi Muslim Serap Aspirasi Warga RT 27 dan Dorong Penguatan UMKM di Alam Barajo

    Reses Tahap III, Anggota DPRD Kota Jambi Muslim Serap Aspirasi Warga RT 27 dan Dorong Penguatan UMKM di Alam Barajo

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Andi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JEJAK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi kembali melaksanakan kegiatan reses Tahap III, kali ini berlangsung di RT 27 Kecamatan Alam Barajo. Reses tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo, Muslim Taher, yang bertemu warga untuk menyerap aspirasi serta menyampaikan program yang telah dan akan dijalankan. Dalam kesempatan itu, […]

  • Eksplorasi Ekspresi, Majha Merilis Nomor Pertama Bertajuk “Tutur”

    Eksplorasi Ekspresi, Majha Merilis Nomor Pertama Bertajuk “Tutur”

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JEJAK –  Majha adalah unit duo asal Jambi yang beranggotakan Zulvi Raphael (Synthesizer) dan Gati Febri Sasongko (Bass). Duo ini mengusung genre musik Fluid, sebuah pendekatan musikal yang dinamis dan fleksibel. Dengan memadukan melodi, instrumen, serta sentuhan “tutti” yang khas, Majha menghadirkan warna musik yang cair tanpa terikat pada satu pakem genre tertentu. Identitas Fluid […]

  • Waka DPRD Kota Jambi Jefrizen Serap Aspirasi Warga Alam Barajo, Soroti Jalan Rusak hingga Banjir photo_camera 1

    Waka DPRD Kota Jambi Jefrizen Serap Aspirasi Warga Alam Barajo, Soroti Jalan Rusak hingga Banjir

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    JAMBI JEJAK – Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Jefrizen menggelar kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (4/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Jefrizen menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur jalan hingga banjir di lingkungan permukiman. “Kita akan tindak lanjut keluhan masyarakat ini, kami setiap reses itu menampung aspirasi masyarakat, […]

  • Presiden Prabowo Benahi BGN, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani Yakin Program MBG Mampu Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan

    Presiden Prabowo Benahi BGN, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani Yakin Program MBG Mampu Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAMBIJEJAK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi, Abdul Gani, S.H menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat melakukan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan semakin optimal dan memberikan manfaat yang […]

  • Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

    Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Rini
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JEJAK – Juniana (33), seorang pengrajin batik asal Desa Muaro Jambi, telah menekuni dunia membatik sejak 2013. Perjalanannya dimulai dari berbagai pelatihan—mulai dari batik tulis, batik cap, hingga kombinasi keduanya, yang kemudian mengasah keterampilannya hingga menjadi salah satu perajin yang diperhitungkan di wilayahnya. Karya batik Juniana tidak hanya dituangkan pada lembaran kain, tetapi juga merambah […]

  • Wakil Gubernur Abdullah Sani Mengajak IKA UNY bersinergi Percepat Pembangunan Jambi

    Wakil Gubernur Abdullah Sani Mengajak IKA UNY bersinergi Percepat Pembangunan Jambi

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle pameranrockart@gmail.com
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAMBI JEJAK – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengajak Dewan Pengurus Daerah Ikatan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (DPD IKA UNY) Provinsi Jambi memperkuat sinergi dengan alumni berbagai perguruan tinggi guna mendukung percepatan pembangunan wilayah setempat. “Organisasi alumni memiliki peran strategis dalam menghimpun potensi SDM yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui berbagai bidang keilmuan,” kata […]

expand_less