Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

  • account_circle Rini
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 124

JEJAK – Juniana (33), seorang pengrajin batik asal Desa Muaro Jambi, telah menekuni dunia membatik sejak 2013. Perjalanannya dimulai dari berbagai pelatihan—mulai dari batik tulis, batik cap, hingga kombinasi keduanya, yang kemudian mengasah keterampilannya hingga menjadi salah satu perajin yang diperhitungkan di wilayahnya.

Karya batik Juniana tidak hanya dituangkan pada lembaran kain, tetapi juga merambah ke berbagai bentuk produk kreatif seperti tas, baju, tengkuluk, lacak, hingga kipas. Dalam proses produksi, ia tidak bekerja sendiri. Sang suami turut membantu melukiskan motif-motif batik serta mewarnainya, menjadikan setiap karya lahir dari kolaborasi hangat dalam keluarga kecilnya.

Inspirasi Juniana datang dari lingkungan terdekatnya: tinggalan sejarah di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Kompleks Percandian Muarajambi. Beragam motif batiknya merepresentasikan ikon-ikon penting seperti Candi Gumpung, Candi Tinggi, dan Gapura Candi. Ia juga menciptakan motif flora yang terinspirasi dari arca Prajnaparamitha dan wajra yang tersimpan di Museum Candi Muarajambi.

“Diharapkan dengan dilukiskannya motif candi pada kain batik Jambi menjadi cara memperkenalkan Candi Muarajambi kepada masyarakat banyak”, ungkap Juliana, Rabu, (5/10/2022).

Untuk memasarkan karyanya, Juniana aktif mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan pemerintah daerah. Tak hanya memproduksi batik, ia juga membuka pelatihan membatik bagi para gadis di desanya. Langkah ini ia lakukan agar generasi muda dapat terus melestarikan batik khas kawasan percandian Muarajambi warisan budaya yang tak hanya indah, tetapi juga sarat makna sejarah.

  • Penulis: Rini
  • Editor: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurprov Balap Sepeda FSI Jambi 2025 Resmi Dibuka, Atlet Antusias Ramaikan Tebo Jambi

    Kejurprov Balap Sepeda FSI Jambi 2025 Resmi Dibuka, Atlet Antusias Ramaikan Tebo Jambi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JEJAK – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Sepeda Federasi Sepeda Indonesia (FSI) Jambi tahun 2025 resmi dibuka pada Jumat (12/12/25) di Gedung KONI Kabupaten Tebo. Pembukaan yang dimulai pukul 08.10 WIB berlangsung lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari para atlet, pelatih, serta tamu undangan. Ketua Pengprov ISSI Jambi, AKBP Ali Sadikin, dalam sambutannya menyebut Kejurprov tahun […]

  • Waka DPRD Kota Jambi Jefrizen Serap Aspirasi Warga Alam Barajo, Soroti Jalan Rusak hingga Banjir photo_camera 1

    Waka DPRD Kota Jambi Jefrizen Serap Aspirasi Warga Alam Barajo, Soroti Jalan Rusak hingga Banjir

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kurnia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAMBI JEJAK – Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Jefrizen menggelar kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (4/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Jefrizen menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur jalan hingga banjir di lingkungan permukiman. “Kita akan tindak lanjut keluhan masyarakat ini, kami setiap reses itu menampung aspirasi masyarakat, […]

  • Film Mantagi, Menyusuri Batanghari dan Menghidupkan Kembali Kesadaran Manusia di Wilayah Jambi

    Film Mantagi, Menyusuri Batanghari dan Menghidupkan Kembali Kesadaran Manusia di Wilayah Jambi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JEJAK – Film Mantagi hadir sebagai karya sinema antologi yang mengangkat relasi manusia dan air melalui perjalanan hulu hingga hilir Sungai Batanghari. Lewat lima cerita yang berdiri sendiri, film ini merangkai satu benang merah tentang kesadaran atau yang disebut sebagai “mantagi” yang kian memudar dalam diri manusia.   Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah wilayah di […]

  • 11 Pasang Bujang Gadis Kota Jambi 2026 Diumumkan, Siap Promosikan Potensi Daerah

    11 Pasang Bujang Gadis Kota Jambi 2026 Diumumkan, Siap Promosikan Potensi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rini
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAMBI JEJAK – Sebanyak 11 pasang atau 22 finalis Bujang Gadis Kota Jambi 2026 resmi diumumkan pada malam penyisihan yang digelar di Atrium Mall WTC Batanghari, Selasa (28/4/2026). Mereka terpilih dari total 50 semifinalis yang sebelumnya mengikuti rangkaian seleksi. Ajang pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi menjadi salah satu program Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pariwisata […]

  • Presiden Prabowo Benahi BGN, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani Yakin Program MBG Mampu Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan

    Presiden Prabowo Benahi BGN, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani Yakin Program MBG Mampu Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    JAMBIJEJAK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi, Abdul Gani, S.H menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat melakukan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan semakin optimal dan memberikan manfaat yang […]

  • Senandung Jolo melahirkan karya bertajuk Bejolo di Ujung Tanjung Muara Jambi

    Senandung Jolo melahirkan karya bertajuk Bejolo di Ujung Tanjung Muara Jambi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Andi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JEJAK – Pergelaran seni yang melibatkan ratusan anak-anak ini untuk mewariskan tradisi dan merawat ekosistem karya budaya. Senandung Jolo merupakan tradisi lisan milik masyarakat Desa Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Tradisi terus berkembang karena masyarakatnya piawai mengolah pantun menjadi nyanyian, untuk merespons lingkungan. Terbatasnya jumlah penutur Senandung Jolo membuat tradisi ini terancam punah. Sanggar […]

expand_less