Breaking News
light_mode
Beranda » Marjinal » Dari Jambi untuk Distopia: Puisi-Puisi Kegelisahan Novita Sari tentang Rumah dan Masa Depan

Dari Jambi untuk Distopia: Puisi-Puisi Kegelisahan Novita Sari tentang Rumah dan Masa Depan

  • account_circle Kurnia
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

JEJAK – Dari ruang kelas hingga lembaran puisi, Novita Sari (28) membuktikan bahwa kegelisahan bisa menjelma menjadi karya. Perempuan asal Jambi yang berprofesi sebagai guru ini kembali menorehkan jejak literasi melalui buku kumpulan puisi terbarunya yang sarat nuansa distopia dan ingatan akan tempat-tempat yang terus berkelana di benaknya.

Melalui buku ini, Novita merangkai pengalaman hidup, perenungan, serta ruang-ruang yang pernah ia singgahi menjadi syair puitis yang reflektif. Setiap bait menjadi penanda perjalanan batin, sekaligus cermin kegelisahan atas masa depan dan masa lalu yang saling bertaut.

“Distopia merupakan kebalikan dari utopia yaitu dunia imajiner yang buruk. Dalam pandangan Novi, melihat keputusanan masa depan sekaligus romantisme masa lalu yang tidak lagi memberikan apa-apa,” ungkapnya melalui pesan singkatnya, Minggu (14/12/2025).

Ia menegaskan bahwa distopia yang dihadirkan dalam puisinya bukan sekadar imaji kelam, melainkan kesadaran yang lahir dari kedekatan emosional dengan tanah kelahiran.

“Sebuah kesadaran tentang Jambi bahwa ia bukanlah apa-apa (Distopia),” sambungnya.

Kumpulan puisi ini mengambil latar dari tempat-tempat yang pernah hadir dalam perjalanan hidup Novita, dengan Jambi sebagai ruang utama yang paling membekas dan membentuk cara pandangnya terhadap dunia.

“Selain mengambil latar tempat di Jambi juga beberapa tempat di Indonesia,” ujarnya.

Buku ini menjadi karya kedua Novita yang berhasil diterbitkan, sekaligus menandai konsistensinya dalam dunia sastra. Dari sekian puisi yang termuat, ia merekomendasikan tiga judul yang dianggap memiliki kedalaman emosional paling kuat bagi pembaca.

“Ada 3 unsur rekomendasi, judulnya di Pembaringanmu Ibu, Di Rumah, dan Di Pangkal Babu,” ungkapnya.

Peluncuran buku kedua ini digelar dalam kegiatan Sexplore yang diadakan oleh Lubuk Puan, bertempat di NW Coffee, pada Sabtu sore (13/12/2025).

Acara tersebut menjadi ruang temu antara Komunitas yang salah satunya Jejak Kebudayaan Jambi, penulis, dan generasi muda, sekaligus mempertegas kehadiran Novita Sari sebagai suara sastra yang lahir dari Jambi dan berbicara tentang kegelisahan kehidupan.

  • Penulis: Kurnia
  • Editor: Anggun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Jambi Inisiasi Coffee Morning dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Legislatif–Eksekutif di Awal 2026

    Ketua DPRD Kota Jambi Inisiasi Coffee Morning dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Legislatif–Eksekutif di Awal 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JEJAK – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menginisiasi kegiatan coffee morning bersama Wali Kota Jambi sebagai langkah awal memperkuat sinergi, silaturahmi, dan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif di awal tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (7/1/2026), dalam suasana santai namun sarat makna strategis bagi pembangunan daerah. Kemas […]

  • Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

    Dari Cagar Budaya ke Lembaran Batik, Kreativitas Juniana Angkat Motif Muarajambi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Rini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JEJAK – Juniana (33), seorang pengrajin batik asal Desa Muaro Jambi, telah menekuni dunia membatik sejak 2013. Perjalanannya dimulai dari berbagai pelatihan—mulai dari batik tulis, batik cap, hingga kombinasi keduanya, yang kemudian mengasah keterampilannya hingga menjadi salah satu perajin yang diperhitungkan di wilayahnya. Karya batik Juniana tidak hanya dituangkan pada lembaran kain, tetapi juga merambah […]

  • Kejurprov Balap Sepeda FSI Jambi 2025 Resmi Dibuka, Atlet Antusias Ramaikan Tebo Jambi

    Kejurprov Balap Sepeda FSI Jambi 2025 Resmi Dibuka, Atlet Antusias Ramaikan Tebo Jambi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JEJAK – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Sepeda Federasi Sepeda Indonesia (FSI) Jambi tahun 2025 resmi dibuka pada Jumat (12/12/25) di Gedung KONI Kabupaten Tebo. Pembukaan yang dimulai pukul 08.10 WIB berlangsung lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari para atlet, pelatih, serta tamu undangan. Ketua Pengprov ISSI Jambi, AKBP Ali Sadikin, dalam sambutannya menyebut Kejurprov tahun […]

  • Maybank Indonesia Perkuat Sinergi Lintas Batas dengan TSH Group

    Maybank Indonesia Perkuat Sinergi Lintas Batas dengan TSH Group

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle pameranrockart@gmail.com
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JEJAK – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank Indonesia”) memperkuat sinergi lintas batas di segmen Perbankan Global (Global Banking), khususnya di bidang Treasury melalui kemitraan strategis dengan TSH Group. TSH Group dimiliki grup besar asal Malaysia dengan fokus usaha di bidang minyak kelapa sawit dan perkebunan dengan wilayah operasional di Indonesia. Sinergi lintas batas ini […]

  • Eksplorasi Ekspresi, Majha Merilis Nomor Pertama Bertajuk “Tutur”

    Eksplorasi Ekspresi, Majha Merilis Nomor Pertama Bertajuk “Tutur”

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Andi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JEJAK –  Majha adalah unit duo asal Jambi yang beranggotakan Zulvi Raphael (Synthesizer) dan Gati Febri Sasongko (Bass). Duo ini mengusung genre musik Fluid, sebuah pendekatan musikal yang dinamis dan fleksibel. Dengan memadukan melodi, instrumen, serta sentuhan “tutti” yang khas, Majha menghadirkan warna musik yang cair tanpa terikat pada satu pakem genre tertentu. Identitas Fluid […]

  • Senandung Jolo melahirkan karya bertajuk Bejolo di Ujung Tanjung Muara Jambi

    Senandung Jolo melahirkan karya bertajuk Bejolo di Ujung Tanjung Muara Jambi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Andi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JEJAK – Pergelaran seni yang melibatkan ratusan anak-anak ini untuk mewariskan tradisi dan merawat ekosistem karya budaya. Senandung Jolo merupakan tradisi lisan milik masyarakat Desa Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Tradisi terus berkembang karena masyarakatnya piawai mengolah pantun menjadi nyanyian, untuk merespons lingkungan. Terbatasnya jumlah penutur Senandung Jolo membuat tradisi ini terancam punah. Sanggar […]

expand_less